Powered By Blogger

Sabtu, 08 Oktober 2011

FAKTOR PEMBATAS EKOLOGI

Proses kehidupan dan kegiatan makhluk hidup termasuk tumbuhtumbuhan pada dasarnya akan dipengaruhi dan mempengaruhi faktor-faktor lingkungan, seperti cahaya, suhu atau nutrien dalam jumlah minimum dan maksimum. 
Dalam ekologi tumbuhan faktor lingkungan sebagai faktor ekologi dapat dianalisis menurut bermacam-macam faktor. Satu atau lebih dari faktor-faktor tersebut dikatakan penting jika dapat mempengaruhi atau dibutuhkan, bila terdapat pada taraf minimum, maksimum atau optimum menurut batas-batas toleransinya. 
Tumbuhan untuk dapat hidup dan tumbuh dengan baik membutuhkan sejumlah nutrien tertentu (misalnya unsur-unsur nitrat dan fosfat) dalam jumlah minimum. Jika hal tersebut tidak terpenuhi maka pertumbuhan dan perkembangannya akan terganggu. Dalam hal ini unsur-unsur tersebut sebagai faktor ekologi berperan sebagai faktor pembatas. 
Faktor-faktor lingkungan sebagai faktor pembatas ternyata tidak saja berperan sebagai faktor pembatas minimum, tetapi terdapat pula faktor pembatas maksimum. Bagi tumbuhan tertentu misalnya factor lingkungan seperti suhu udara atau kadar garam (salinitas) yang terlalu rendah/sedikit atau terlalu tinggi/banyak dapat mempengaruhi berbagai proses fisiologinya. Faktor-faktor lingkungan tersebut dinyatakan penting jika dalam keadaan minimum, maksimum atau optimum sangat berpengaruh terhadap proses kehidupan tumbuh-tumbuhan menurut batas-batas toleransi tumbuhannya.
Pengaruh faktor-faktor lingkungan dan kisarannya untuk suatu tumbuh-tumbuhan berbeda-beda, karena satu jenis tumbuhan mempunyai kisaran toleransi yang berbeda-beda menurut habitat dan waktu yang berlainan. Tetapi pada dasarnya secara alami kehidupannya dibatasi oleh: jumlah dan variabilitas unsur-unsur faktor lingkungan tertentu (seperti nutrien dan faktor fisik, misalnya suhu udara) sebagai kebutuhan minimum, dan batas toleransi tumbuhan terhadap faktor atau sejumlah faktor lingkungan tersebut. 
Dalam video tersebut china barat daya, dilanda kekeringan terburuk dalam seratus tahun ini. dan pemerintah china masih berusaha untuk mengembalikan kelestarian lingkungan di daerah tersebut.
pertumbuhan ekonomi, berdampak membahayakan keseimbangan ekologi. peralihan fungsi hutan menjadi lahan perkebunan, berdampak merusak siklus air pada lingkungan tersebut. Hutan menciptakan keragaman ekologi, termasuk tempat menyimpan cadangan air dan menampung hujan. Keberadaannya menjamin kelembaban suhu dan air bawah tanah. Tetapi, setelah semuanya berubah menjadi lahan perkebunan, hanya ada satu jenis pohon, peran ekologinya berkurang secara signifikan.
Kehilangan Vegetasi dan pembabatan hutan, juga diyakini sebagai penyebab terjadinya badai pasir yang menyerang China utara. penyebab utama badai pasir adalah sirkulasi atmosfer, namun pengundulan hutan dan hilangnya keseimbangan vegetasi merupakan faktor penyebab yang signifikan. Tanpa ini, tidak akan ada sumber pasir.
Seharusnya pemerintah china perlu mengambil langkah tegas dan nyata dalam melestarikan lingkungan. Bila tidak, akan terjadi banyak bencana di masa mendatang dengan kapasitas penduduk dan jumlah lahan yang dikelola, hendaknya dikaji secara nyata. Jika tidak, lingkungan akan hancur, jadi faktor lingkungan sangatlah berpengaruh terhadap ekologi tumbuhan disekitarnya.



sumber :
http://elfisuir.blogspot.com/2010/02/lingkungan-sebagai-faktor-pembatas.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar